Aceh Timur

Akibat Tidak Ada Rambu Pekerjaan Proyek, Dua Pengendara Sepeda Motor Alami Kecelakaan

Hari ini ada dua kali kecelakaan dan dan juga ada korban yang harus dilarikan ke Rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh kerena mengalami luka parah,” kata salah seorang warga

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Pekerjaan proyek pelebaran di jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Desa Blang Nie, Kecamatan Simpang, Kabupaten Aceh Timur, yang dikerjakan oleh PT Karya Syakila Group, yang menelan anggaran milyaran kurang adanya rambu-rambu peringatan untuk masyarakat yang melintas. Selasa (6/11/2018).

Pasalnya beberapa pengguna jalan yang melintas jalur tersebut tidak sedikit mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di lokasi.

“Ini ada yang habis jatuh karena ada perbaikan jalan, selain tidak ada penerangan, kurangnya rambu-rambu peringatan.

Hari ini ada dua kali kecelakaan dan dan juga ada korban yang harus dilarikan ke Rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh kerena mengalami luka parah,” kata salah seorang warga, Januar.

Dalam pengerjaannya yang tanpa dilengkapi rambu yang memadai dan penerangan jalan, serta tidak dilakukan penjagaan, menyebabkan sering terjadi Laka Lantas.

Pasalnya pada saat malam hari jalan gelap apa lagi kondisi hujan kita tidak mengetahui ada perbaikian jalan,” ungkapnya.

Para korban yang jatuh harus dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan akibat luka di bagian tubuhnya ada yang luka parah dan luka ringan hari sudah 6 korban yang jatuh di jalan pekerjaan proyek tersebut. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top