Akhirnya Bupati dan Wabup Aceh Tengah Berdamai, Ini Dia Ikrarnya

Akhirnya Bupati dan Wabup Aceh Tengah Berdamai, Ini Dia Ikrarnya

ACEHSATU.Com [ ACEH TENGAH – Konflik Bupati dan Wakil Bupati di Aceh Tengah sempat memanas di kabupaten dingin ini selama dua bulan lebih. Awal mula konflik tersebut mencuat setelah Bupati Aceh Tengah Shabel Abubakar  mengungkapkan ke publik, ia diancam bunuh oleh wakilnya walaupun dibantah Wabup Firdaus ketika itu.

Hingga ancaman tersebut dilaporkan ke polisi, berbagai upaya perdamaian dilakukan tokoh di kabupaten penghasil kopi itu, mulai dari Gubenur, Kajari Aceh hingga tokoh adat hingga DPRK setempat dan Muspida turun tangan.

Perdamaian yang dirintis itupun pasang surut, hingga akhirnya, Minggu (11/7/2020) kedua pemimpin Aceh Tengah itu sepakat berdamai di saksikan pimpinan DPRK dan anggota dewan setempat di gedung wakil rakyat itu.

Perdamaian keduanya dilakukan dalam sidang paripurna istimewa DPRK Aceh Tengah, dipimpin Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega. Keduanyapun menandatangani ikrar perdamaian dimana isinya, kedua pemimpin ini meminta maaf kepada masyarakat Aceh Tengah dan berjanji tidak mengulangi lagi perselisihan selama memimpin kabupaten dingin itu.

Perdamain itu ditindak lanjuti juga dengan upacara adat, berupa peusijuk untuk kedua pemimpin yang dilakukan tokoh adat setempat. Rasa gembiran masyarakat Aceh Tengah melihat kedua pemimpin mereka akur kembali, diungkapkan tamu undangan dengan memberikan ucapan selamat kepada kedua pemimpin ini.

Sebelum  sidang istimewa itu dibuka, sejumlah tamu undangan yang hadir saat memasuki ruang sidang mendapat periksaan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat  dari petugas. Mulai dari pemeriksan cek suhu tubuh, wajib memakai masker juga diharuskan memakai sarung tangan .

Ini Dia, isi Ikrar Perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, 

IKRAR PERDAMAIAN

Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2020 bertempat di ruang gedung DPRK Aceh Tengah, demi kepentingan bersama, kami Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus

BERIKRAR:

  1. Meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Tengah atas kesalahanpaham yang terjadi selama ini.
  2. Berjanji tidak akan mengulangi perselisihan selama memimpin Aceh Tengah
  3. Apabila ada salah satu pihak Bupati, maupun Wakil Bupati Aceh Tengah melanggar isi kesepakatan (ikrar perdamaian) yang difasilitasi oleh Pansus DPRK Aceh Tengah, maka lembaga DPRK Aceh Tengah akan melakukan pemakzulan, karena ikrar perdamaian ini bersifat mengikat.
  4. Kami akan menjalani tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku

Demikian ikrar perdamaian ini kami buat dengan sebenar-benarnya, dan penuh rasa tanggung jawab.

Ikrar tersebut ditandatangani Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan Wakil Bupati Firdaus dan disetujui oleh ketua tim Pansus, Sukurdi Iska dan wakil ketua Pansus Eka Saputra serta pimpinan DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega. (*)