Akhiri Pengajian, Jamaah Sirul Mubtadin Gelar Zikir dan Makan Bersama

Menyusul akan masuknya Bulan Suci Ramadhan, aktivitas pengajian Sirul Mubtadin Gampong Meunasah Jurong Teupin Pukat Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya berakhir.
Jamaah Sirul Mubtadin
Warga Meunasah Jurong Meurahdua tutup pengajian dengan menggelar kenduri dan zikir bersama. Abdullah Gani/Acehsatu.com

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Menyusul akan masuknya Bulan Suci Ramadhan, aktivitas pengajian Sirul Mubtadin Gampong Meunasah Jurong Teupin Pukat Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya berakhir.

Mengakhiri pengajian, mala mini para jamaah melaksanan zikir disertai makan bersama.  Zikir dipimpin Tgk Anwar Ahmad (Abi Blang Cut), sedangkan untuk lauk, mereka menyembelih tiga ekor biri-biri.

Ketua Panitia Pengajian Sirul Mubtadin, Tarmizi SPd yang juga keuchik setempat menjawab Wartawan Acehsatu mengatakan, kenduri digelar, adalah hasil kesepakatan jamaah.

“Kami melakukan hal ini bukan untuk hura-hura. Tapi berzikir memanjatkan doa keselamatan dalam menuntut ilmu sekaligus dilempangkan dalam segala urusan. Ssumber dana untuk kenduri, dari kas jamaah,” kata Tarmizi.

Majelis Taqlim Sirul Mubtadin Meunasah Jurong, lanjut Tarmizi, saat ini memasuki tahun ke enam dengan jumlah anggota sekitar 250 orang pria dan wanita.

Pengajian berlangsnung setiap Rabu Malam (Malam Kemis) selepas Shalat Isya diasuh oleh Tgk Anwar Ahmad atau lebih akrab disapa Abi Blang Cut.

Kegiatan keagamaan lainnya yang rutin dilakukan jamaah adalah memperingati Hari-Hari Besar Islam.

Amatan ACEHSATU.com, walau diguyur hujan, sejumlah jamaah pria dan wanita, Rabu (7/4) selepas Shalat Zuhur tadi secara bersama-sama bahu-membahu menyiapkan segala sesuatu untuk kelangsungan zikir dan makan bersama malam nanti.

Jamaah Sirul Mubtadin
Warga Meunasah Jurong Meurahdua tutup pengajian dengan menggelar kenduri dan zikir bersama. Abdullah Gani/Acehsatu.com

Penyiapan makanan atau memasak, mereka laksanakan di komplek meunasah setempat. Suasana keakraban mewarnai sesama dan mereka mengaku senang kerja seperti itu.

“Kerja secara bersama-sama seperti ini sangat kami senangi,” kata seorang warga.

Abi Blang Cut yang dihubungi terpisah membenarkan, menjelang Bulan Suci Ramadhan, jamaah Sirul Mubtadin Meunasah Jurong sepakat menggelar kenduri atau makan bersama. Acara tersebut, lanjut Abi, tentunya diawali dengan zikir bersama. 

Hal-hal seperti itu memang biasa dan beberapa desa lainnya di Pijay juga sering melakukannya.

“Ini juga untuk menjali silaturrahmi sesama. Yang penting lagi disertai niat yang tulus. Semoga Allah melindungi kita semua,” tandas Abi Blang Cut. (*)