oleh

Ajukan Audiensi Langsung dengan Jokowi, GEMPA Komitmen Menolak Malik Mahmud Pimpin Kembali Lembaga Wali Nanggroe

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Bersumber surat yang menjadi suatu upaya serius Gerakan Mahasiswa Pemuda Aceh (GEMPA) guna hendak menyelamatkan Lembaga Wali Nanggroe langsung melalui pengajuan audiensi menghadap Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, GEMPA bermaksud komitmen menolak Malik Mahmud kembali pimpin Lembaga Wali Nanggroe, Minggu (17/2/2019).

Surat Permohonan Audiensi dengan Presiden Joko Widodo dengan nomor 081/GEMPA/II/2019 ditandatangani Koordinator Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda Aceh, Husnul Jamil yang diterima oleh Tata Usaha Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) pada Jumat (15/2/2019). Begini isi surat;

‘Segala daya dan upaya telah kami lakukan mulai dari seminar, advokasi, menyurati DPR Aceh bahkan sampai turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR Aceh, namun sampai saat ini belum ada kepastian yang jelas terkait penegakan hukum di Aceh’

Di dalam komunikasi tertulis yang GEMPA layangkan tersebut juga tertera kesepakatan bahwa;

‘Gempa adalah aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Aceh yang telah sepakat dan komitmen untuk menolak Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe Aceh periode 2018-2023’

Karena itulah, GEMPA bermaksud memohon kesediaan Presiden Joko Widodo untuk secara langsung dapat mendengarkan laporan terkati polemik terpilihnya Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe Aceh.

Tembusan surat juga ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Menteri Politik dan Hukum Republik Indonesia juga Ketua KPK Republik Indonesia. (*)

Komentar

Indeks Berita