Bireuen

Adnan Adam Kembali Pimpin Gampong Bandar Bireuen

Gampong Bandar Bireuen merupakan pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen dan sebagai Kota Juang dalam mempertahankan Republik Indonesia di masa agresi Belanda 1947-1948 silam.

Foto | Fajri Bugak

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Adnan  Adam kembali memimpin Gampong Bandar Bireuen sebagai untuk periode kedua kali.

Camat Kota Juang, M Nasir M Yusuf, Kamis (14/12/2017), mengambil sumpah sekaligus melantik Adnan Adam sebagai Keuchik Bandar Bireuen untuk periode 2017-2023 periode kedua di gampong tersebut.

Pelantikan Keuchik Bandar Bireuen berbeda dengan biasanya. Acara pelantikan  ini berlangsung dalam suasana Sidang Paripurna Istimewa Tuha Peut (Legislaif) Gampong Bandar Bireuen.

Sidang paripurna itu dipimpin Peutuha Tuha Peut Gampong Bandar Bireuen, Bustami yang didampingi para anggotanya.

Acara pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Muzakkar A Gani, unsur Muspika Kota Juang, alim ulama, para camat, tuha lapan, para pengusaha dan pedagang dalam wilayah Gampong Bandar Bireuen serta sejumlah undangan lainnya.

Wabup Muzakkar A Gani dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Adnan Adam yang terpilih kedua kalinya dan kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Gampong Bandar Bireuen.

Dikatakannya, Gampong Bandar Bireuen merupakan pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen dan sebagai Kota Juang dalam mempertahankan Republik Indonesia di masa agresi Belanda 1947-1948 silam.

Karena itu, kata dia, kendati keuchik sebagai pejabat terendah dalam pemerintahan gampong, namun memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar yang identik dengan wali kota dalam melaksanakan pembangunan mempertahankan profil Kota Juang sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Di Bireuen nantinya akan dibuka IPDN dan rumah sakit regional. Makanya, sinergitas itu sangat diperlukan, agar apa yang menjadi cita-cita kita bersama itu dapat tercapai,” kata Muzakkar A Gani.

Sementara itu Camat Kota Juang, M Nasir M Yusuf mengatakan, terpilihnya Adnan Adam untuk memimpin kembali Gampong Bandar Bireuen kedua kalinya, karena prestasinya dalam memimpin Gampong Bandar Bireuen periode pertama 2011-2017.

Disebutkan, keberhasilan dan kesuksesan tugas seorang keuchiek dan perangkat gampong tidak berjalan sendiri-sendiri. Harus selalu mengalang kebersamaan, bermusyawarah dan bermufakat dengan perangkat gampong. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top