https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Aceh World Solidarity Cup
Zaini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pelaksanaan turnamen sepak bola internasional Tsunami Cup atau Aceh World Solidarity Cup (AWSC) tahun 2017. Foto HO/ACEHSATU.com

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Dua terdakwa Muhammad Zaini yang juga adik kandung mantan Gebernur Aceh Irwandi Yusuf dan Mirza dijatuhakan hukuman 3-4 tahun penjara atas kasus tindak pidana korupsi Aceh World Solidarity Cup (AWSC) atau Tsunami Cup 2017 lalu. Putusan tersebut dibacakan majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (16/2/2023). 

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Fery Ichsan Karunia menyebutkan, keduanya yaitu terdakwa Mirza dan terdakwa Muhammad Zaini terbukti melanggar pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo UU Nomor 20 tahun 2001.

Baca Juga: JPU Limpahkan Kasus Korupsi Aceh Tsunami Cup 2017 ke Tipikor Banda Aceh

Fery menjelaskan dalam keterangan tertulis “Dengan itu, terdakwa Mirza dijatuhi hukuman pidana 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Sedangkan adik Irwandi Yusuf yakni Muhammad Zaini dijatuhi hukuman pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 juta,” .  

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Mirza dengan kurungan penjara 4 tahun  dan denda sebesar Rp 300 juta. Sedangkan Muhammad Zaini dituntut kurungan penjara 6 tahun dan denda sebanyak Rp 500 juta. 

Baca Juga: Setelah Zaini Yusuf, Kejari Banda Aceh Tahan Bendahara Event Aceh Tsunami Cup

“Setelah pembacaan putusan, majelis hakim memberi kesempatan kepada JPU untuk menggunakan haknya baik terima atau pikir-pikir selama 7 hari,” demikian tutup Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Fery Ichsan Karunia. 

Sebelumnya diberitakan, Adik mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Muhammad Zaini ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Aceh World Solidarity Cup (AWSC) atau Tsunami Cup pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Aceh tahun 2017.