Ada yang Mau Temanin! Ini 10 Negara Paling ‘Kesepian’ di Dunia, Banyak yang Tinggal Sendirian

ACEHSATU.COM – Di kehidupan modern saat ini, hidup sendiri sudah menjadi tren akibat dari perubahan konstruksi sosial yang terdapat di masyarakat. Ada banyak orang yang hidup menua sendiri, termasuk di beberapa negara. Tren hidup sendiri ini acap kali dikaitkan dengan kesepian. Beberapa negara dinobatkan sebagai negara paling kesepian yang didasarkan pada jumlah populasi yang hidup … Read more

ACEHSATU.COM – Di kehidupan modern saat ini, hidup sendiri sudah menjadi tren akibat dari perubahan konstruksi sosial yang terdapat di masyarakat. Ada banyak orang yang hidup menua sendiri, termasuk di beberapa negara.


Tren hidup sendiri ini acap kali dikaitkan dengan kesepian. Beberapa negara dinobatkan sebagai negara paling kesepian yang didasarkan pada jumlah populasi yang hidup sendiri.

Ilustrasi (iStock)

Berikut daftarnya dikutip dari laman World Atlas.

10 Negara Paling ‘Kesepian’ di Dunia:

1. Swedia
Swedia adalah negara yang dikenal karena kesejahteraannya yang kuat. Sayangnya, negara dengan populasi yang hanya 10,4 juta, hampir 47% penduduknya hidup sendirian. Hal tersebut menyebabkan Swedia menjadi negara yang paling ‘kesepian’ di dunia.

Meskipun pemerintah Swedia telah mensponsori beberapa kompleks perumahan kolektif, tetapi rumah tunggal tetap menjadi pilihan warganya. Hal tersebut disebabkan oleh ekonomi yang lebih stabil jika sendiri, tren sosial yang berubah menuju keluarga inti serta populasi yang menua.

2. Inggris
Sama seperti Swedia, Inggris juga memiliki sistem kesejahteraan yang stabil sehingga banyak warganya yang mampu dan memilih untuk hidup sendiri. Diketahui dari 67,7 juta penduduk Inggris, 34% diantaranya memilih untuk hidup sendiri.

Biasanya mereka memilih untuk sendiri sebagai dampak dari tren global untuk menunda pernikahan dan kehidupan keluarga, biaya perumahan yang tinggi dan inflasi yang terjadi.

3. Jepang
Jumlah penduduk yang mencapai 124,2 juta jiwa memberikan Jepang predikat sebagai negara terpadat ke-11 di dunia. Kendati demikian, 31% penduduknya dilaporkan tinggal di rumah satu orang.

Hal tersebut disebabkan karena Jepang memiliki populasi lansia yang meningkat tetapi tingkat kelahirannya rendah. Penduduk lanjut usia yang meningkat hampir setengah juta manula dari tahun 1980 hingga 2010 inilah yang berkontribusi bagi Jepang sebagai negara ‘kesepian’.

4. Italia
Italia merupakan negara dengan populasi penduduknya mencapai 58,8 juta jiwa dan 29% diantaranya memilih untuk hidup sendiri. Faktor signifikan yang menyebabkan tingginya jumlah penduduk yang hidup sendiri ialah populasi yang menua.

5. Amerika Serikat
Amerika Serikat adalah rumah bagi 332,8 juta jiwa penduduknya dan merupakan negara terpadat ketiga di dunia. Sayangnya, sekitar 28% populasi dari negara ini memilih untuk hidup sendiri.

Tren hidup sendiri disebabkan oleh akses ke pendidikan tinggi, pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi serta perumahan yang terjangkau membuat mereka memilih untuk melajang.

Selain itu, tren sosial yang terus berkembang dan nilai yang diberikan untuk memulai keluarga dan menikah muda telah bergeser ke usia lanjut.

6. Kanada
Kanada memiliki populasi penduduk yang mencapai 38,9 juta jiwa dengan 27% diantaranya memilih untuk hidup sendiri. Keinginan untuk hidup sendiri merupakan dampak dari ekonomi nasional yang stabil, keamanan finansial yang baik serta peluang kerja yang beragam.

7. Rusia
Rusia merupakan negara terbesar di dunia yang ditempati oleh 147 penduduknya yang 25% diantaranya memilih untuk hidup sendiri. Masyarakat di negara ini tidak lagi menempatkan pernikahan sebagai prioritas utama mereka serta lebih memilih untuk berfokus pada karier mereka.

8. Afrika Selatan
Penelitian menunjukkan bahwa 20% dari 60,6 juta penduduk Afrika Selatan memilih untuk hidup sendiri. Selama dua dekade terakhir tercatat terdapat peningkatan rumah tangga dengan orang tua tunggal.

Sayangnya, tingkat pengangguran tetap relatif tinggi, utang publik terus tumbuh serta pertumbuhan ekonomi di Afrika Selatan tetap lambat. Artinya, kelangsungan hidup rumah tangga banyak orang tetap tidak dapat dipertahankan bagi sebagian dari mereka.

9. Kenya
Diketahui, 15% dari 56 juta penduduk Kenya memilih untuk tinggal sendiri. Hal tersebut disebabkan karena populasi yang menua, kondisi ekonomi yang buruk serta tingkat kelahiran yang stagnan menyebabkan banyak dari penduduknya hidup sendiri.

10. Brasil
Brasil merupakan negara terbesar di Amerika Selatan dengan 10% penduduknya dilaporkan hidup sendiri. Hal tersebut disebabkan karena anak muda lebih memilih untuk fokus pada stabilitas keuangan sebelum memulai sebuah keluarga. (*)

AcehSatu Network
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.