Aceh Timur Banjir, Ratusan Warga Mengungsi, 1.001 Rumah Terendam

Sebanyak 1.001 rumah di empat Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sejumlah sungai didaerah itu dengan ketinggian air berkisar antara 20-100 centimeter.
Aceh Timur Banjir
Banjir yang merendam kabupaten Aceh Timur, Minggu (3/1/2021) (ANTARA/HO)

Aceh Timur Banjir, Ratusan Warga Mengungsi, 1.001 Rumah Terendam

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Sebanyak 1.001 rumah di empat Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sejumlah sungai didaerah itu dengan ketinggian air berkisar antara 20-100 centimeter.

“Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Aceh Timur kian meluas hingga membuat warga harus mengungsi ke Meunasah, Mesjid, Balai Desa dan rumah-rumah tetangga,”kata Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi, Minggu.

Adapun empat Kecamatan yang terendam banjir itu, kata Ashadi, yakni Kecamatan Birem Bayeun, Gampong Alue Sentang yang terdampak 260 kepala Keluarga (KK) 967 Jiwa, Alue Nyamuk 190 KK 760 Jiwa, Paya BiliSatu 54 KK 230 Jiwa, Alue Gadeng Dua 158 KK 600 Jiwa, Paya Tampah 26 KK 72 Jiwa, Birem Rayeuk 20 KK 63 Jiwa, Alu Buloh 13 KK 35 Jiwa.

Di Kecamatan Ranto Peureulak Gampong Punti Payong 151 KK 604 Jiwa, Buket Pala, Alue Udep, Seumanah jaya. Sedangkan  Kecamatan Idi Tunong, Gampong Alue Lhok 34 KK 85 Jiwa, Paya Awe. Kecamatan Rantau Selamat, bayeun, Rantau Panjang, Alue Seuleumak, Seumanah jaya 95 kK 380 Jiwa.

“Selain banjir derasnya hujan juga mengakibatkan satu unit rumah tertimbun tanah longsor di Kecamatan Idi Tunong Gampong Paya Awe,”kata Ashadi.

Aceh Timur Banjir
Banjir yang merendam kabupaten Aceh Timur, Minggu (3/1/2021) (ANTARA/HO)

Ia mengaku hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan dan mempersiapkan peralatan untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. Bahkan telah menghubungi sejumlah kecamatan agar menginformasikan ke pihaknya dalam proses evakuasi warga yang terjebak banjir.

“Kita juga sedang menyalurkan bantuan ke titik-titik pengungsian,”kata Ashadi. (*)