Aceh Tamiang Tercepat Sampaikan LKPD, 30 Hari BPK Periksa Laporan

Tim yang dipimpinnya akan berada di Aceh Tamiang selama 30 hari kedepan, guna melakukan pemeriksaan LKPD yang telah diserahkan Bupati Aceh Tamiang kepada Kepala BPK Perwakilan Aceh, Pemut Aryo Wibowo,
badan pemeriksa keuangan
Aceh Tamiang tercepat sampaikan laporan keuangan tahun 2022, disampaikan Bupati Aceh Tamiang Mursil pada pembukaan rapat koordinasi persiapan pemeriksaan LKPD TA 2021 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di aula Setdakab Aceh Tamiang, Senin (17/1/2022) acehsatu.com/muhammd nasir

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang nomor enam tercepat se Indonesia dan tercepat di Aceh dalam menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun 2022. Untuk pemeriksaan laporan tersebut selam 30 hari kedepan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berada di Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil kepada acehsatu.com, Selasa (18/1/2021) mengatakan, tahun ini Aceh Tamiang seminggu lebih cepat menyampaikan LKPD ke BPK.

“Tahun 2021 LKPD Aceh Tamiang kita serahkan pada 20 Januari 2021 sedangkan tahun ini kita serahkan Kamis, 13 Januari 2022,” ujar Mursil

Meski di Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang tercepat menyampaikan LKPD namun secara nasional Aceh Tamiang peringkat keenam tercepat.

Baca : BPBD Tamiang Sudah Kembalikan Uang Temuan BPK, Karena Tumpang Tiindih SPT

Pada tahun lalu LKPD Aceh Tamiang diserahkan tanggal 20 Januari 2021, tahun ini kita serahkan Kamis kemarin, tanggal 13 Januari. Ada koreksi waktu seminggu lebih cepat. Meski masih menjadi yang tercepat di Aceh, tapi secara nasional kita peringkat keenam,” imbuh Mursil.

Adapun lima kabupaten/kota secara nasional yang melakukan penyerahan LKPD tercepat yakni, Kota Madiun yang menyerahkan LKPD pada (4/1/2022), Kabupaten Musi Banyuasin (7/1/2022), Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta (10/1/2022), dan Kota Prabumulih (11/1/2021) kemudian baru Aceh tamiang (13/1/2021)

30 Hari di Aceh Tamiang

Kepala Subauditorat Aceh III BPK, Dudi Agung Somantri pada pembukaan rapat koordinasi persiapan pemeriksaan LKPD TA 2021 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di aula Setdakab Aceh Tamiang, Senin (17/1/2022) mengatakan, tim yang dipimpinnya akan berada di Aceh Tamiang selama 30 hari kedepan, guna melakukan pemeriksaan LKPD yang telah diserahkan Bupati Aceh Tamiang kepada Kepala BPK Perwakilan Aceh, Pemut Aryo Wibowo, Kamis (13/1) di Banda Aceh.

badan pemeriksa keuangan
Aceh Tamiang tercepat sampaikan laporan keuangan tahun 2022, disampaikan Bupati Aceh Tamiang Mursil pada pembukaan rapat koordinasi persiapan pemeriksaan LKPD TA 2021 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di aula Setdakab Aceh Tamiang, Senin (17/1/2022) acehsatu.com/muhammd nasir

“Sesuai perintah Undang-Undang, BPK wajib memeriksa LKPD usai diserahkan. Waktu kerja kami ialah 60 hari kerja. Selama 30 hari kedepan, kami akan berada di sini guna memeriksa LKPD yang telah diserahkan beberapa hari yang lalu,” terangnya.

Baca : DPRA Ungkap Hasil Pansus LHP BPK, Apa Saja Temuan Lembaga Audit Terkait Belanja Aceh Tahun 2019?

Disebutkan Dudi, sebagai kabupaten peraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut-turut, fokus pemeriksaan timnya tidak hanya pada penyajian laporan, tapi juga kualitas laporan. Namun Dudi meyakini, kualitas LKPD Aceh Tamiang terus semakin baik dari tahun ke tahun.

Ditambahkan Dudi, mulai tahun ini BPK juga akan melakukan pemeriksaan laporan pengelolaan keuangan ZIS yang dikelola oleh Baitul Mal di tiap kabupaten/kota.

Ia menyebutkan, Aceh memiliki keunikan tersendiri, karena pemdanya terlibat aktif dan menjadikan dana ZIS sebagai unsur PAD dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kepala SKPK Dilarang Keluar Daerah

Untuk kelancaran pemeriksaan LKPD yang dilakukan BPK, Bupati Aceh Tamiang, Mursil menginstruksikan para kepala SKPK agar tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah selama pemeriksaan LKPD oleh BPK.

 Instruksi ini disampaikan pada Senin (17/1/22), ketika membuka Rapat Koordinasi Persiapan pemeriksaan LKPD TA 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di aula Setdakab setempat. 

“Para Kepala SKPK, saya instruksikan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah selama pemeriksaan LKPD oleh BPK. Bila memang sangat penting atau strategis, boleh dilakukan dengan catatan,” sebut Bupati.

Mursil meminta para Kepala SKPK segera mempersiapkan data dan informasi pemeriksaan guna memperlancar pemeriksaan. 

“Selama pemeriksaan berlangsung, Saya minta segera persiapkan bahan data dan informasi yang dibutuhkan. Ini supaya pemeriksaan yang dilaksanakan BPK berjalan lancar,” pungkas Bupati Aceh Tamiang, Mursil (*)