Aceh Tamiang Miliki Kampung Tangguh Pancasila, Ini Tujuannya

"Kampung Tangguh Pancasila ini sebagai contoh untuk desa-desa lain dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat masyarakat menghayati nilai-nilai luhur bangsa dan negara dalam pengamalan Pancasila, dimana masyarakat saling menghormati dan bergotong royong dalam membangun NKR" Letkol Alfian Rahmat Purnamasidi
kampung tangguh pancasila
Kampung Matang Ara Kecamatan Manyak Payed jadi kampung tangguh pancasila. acehsatu.com/nasir

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Aceh Tamiang kini memiliki Kampung Tangguh Pancasila yakni Kampung Matang Ara Jawa Kecamatan Manyak Payed.

Kampung Tanggung tersebut bertunjuan melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam butir pancasila guna menciptakan kerukunan antar umat beragama serta mendorong masyarakat agar saling menghormati dan menghargai sesama guna kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Kampung Tanggung Matang Ara Jawa diresmikan  Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Alfian Rahmat Purnamasidi didampingi Kapolres Aceh Tamiang Akpb Imam Asfali tiga hari lalu.

Dalam kesempatan itu diresmikan  Dandim 0117/Aceh Tamiang,  Letkol (Czi) Alfian Rahmat Purnamasidi SIP. M.Si mengatakan, pembentukan Kampung Pancasila merupakan ide dan petunjuk dari Kepala Staff Angkatan Darat dimana untuk setiap Kodim atau setiap kabupaten hingga kecamatan ada Kampung Tangguh Pancasila.

Baca : Gampong Ujong Pacu Lhokseumawe Jadi Kampung Tangguh Anti Narkoba

“Pencanangan Kampung Tangguh Pancasila ini guna membumikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sosial masyarakat yang akhir-akhir ini semakin tergerus oleh kemajuan jaman,” ujar Dandim

Keberadaan kampung pancasila ini untuk mempersatukan seluruh komponen bangsa di wilayah, sehingga akan tercipta kehidupan yang harmonis dilingkungan masyarakat walaupun berbeda suku, ras dan agama.

kampung tangguh pancasila
Kampung Matang Ara Kecamatan Manyak Payed jadi kampung tangguh pancasila. acehsatu.com/nasir

Dijelaskan Dandim Aceh Tamiang ini dengan diresmikannya Kampung Tangguh Pancasila ini sebagai usaha pemerintah daerah untuk melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam butir pancasila guna menciptakan kerukunan antar umat beragama serta mendorong masyarakat agar saling menghormati dan menghargai sesama guna kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Bersama TNI, kita berharap Kampung Tangguh Pancasila ini sebagai contoh untuk desa-desa lain dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat masyarakat menghayati nilai-nilai luhur bangsa dan negara dalam pengamalan Pancasila, dimana masyarakat saling menghormati dan bergotong royong dalam membangun NKRI,” harapnya.

Baca : Kapolres Kunjungi Kampung Tangguh Corona Lhokseumawe

Letkol  Alfian mengapresisasi setinggi-tingginya, inisiatif pencanangan Desa Matang Ara Jawa sebagai Kampung Tangguh Pancasila, semoga semakin maju dan semakin makmur dengan masyarakat yang penuh perbedaan ragam suku tetapi satu sama lainya selalu menjaga kerukunan umat (*)