Aceh Tamiang Jadikan Tanjung Keramat Kampung Budidaya Udang Windu

"Pengusulan budidaya udang windu untuk Aceh Tamiang juga bagian dari menjaga ciri khas Aceh Tamiang, khususnya Aceh akan kearifan lokal karena pesisir timur Aceh khususnya Aceh Tamiang merupakan penghasil udang windu di Indonesia" Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safwan
udang windu
Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safwan Kamis (27/1/2022) acehsatu.com/muhammad nasir

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANGDinas Pengan Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang mengusulkan Kampung Tanjung Karamat, Kecamatan Banda Mulia ke Dirjen Budidaya Perikanan, Kementrian KKP-RI sebagai kampung percontohan budidaya udang windu.

Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safwan SP kepada acehsatu.com,Kamis ( 27/1/2022) mengatakan, kampung ini  untuk tahun 2023 kita usulkan menjadi kampung budidaya udang windu, alasannya karena kampung yang berada dipesisir Aceh Tamiang ini memiliki tambak seluas 300 hektare lebih.

Baca : Bupati Tamiang Tinjau Udang Vaname, Pertumbuhan Baik, Sebulan Lagi Panen

“Selain itu, Kampung Tanjung Keramat dan sekitarnya pernah menjadi kampung yang jaya karena keberhasilnnya melakukan budidaya udang windu pada tahun 1980 sampai tahun 1990,” ujarnya.

udang windu
Potensi tambak Aceh Tamiang untuk budi daya udang windu di Kampung Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang. acehsatu.comm/dok PKP Aceh Tamiang

Pengusulan budidaya udang windu untuk Aceh Tamiang juga bagian dari menjaga ciri khas Aceh Tamiang, khususnya Aceh akan kearifan lokal karena pesisir timur Aceh khususnya Aceh Tamiang merupakan penghasil udang windu di Indonesia.

Namun karena didera konflik Aceh, usaha budi daya udang windu ini “mati suri”, saat konflik Aceh GAM-RI warga takut ketambak sehingga tambak mereka tidak terurus, akhirnya rusak. Pasaca damai Aceh, untuk merehab tambak yang rusak ini membutuhkan biaya besar sementara warga tidak memiliki modal lagi.

Dengan pola modren saat ini, Safwan mengaku optimis budi daya udang windu kedepannya juga akan berhasil di Aceh Tamiang terlebih pesisir Tamiang memang habitatnya udang windu tersebut.

Udang Vaname

Saat ini Aceh Tamiang juga sedang menggalakkan budidaya udang vaname, bantuan Dirjen Budidaya Perikanan, Kementrian KKP-RI menjadi proyek percontohan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga pesisir.

Baca : Nelayan Tamiang Dapat Bantuan Alat Tangkap

“Budidaya udang vaname sudah berjalan 30 hari, Alhamddulillah pertumbuhan udang vanamme sangat baik, jika tidak ada kendala diprediksi 30 hari kedepan udang vaname ini akan panen perdana,” ujar Safwan lagi dan menamabhakan, budidaya percontohan ini langsung dipantau Bupati Aceh Tamiang, Mursil.  

udang vaname
Bupati Aceh Tamiang, Mursil cek pertumbuhan udang vaname di tambak percontohan di Kecamatan Manyak Payed. Selasa (25/1/2022) acehsatu.com/ist

Safwan mengaku sangat serius terhadap program percontohan budidaya udang vaname ini, karena keberhasilan program ini akan beradampak terhadap program percontohan budidaya udang windu dari Dirjen Budidaya Perikanan, Kementrian KKP-RI tahuan 2023 di Aceh Tamiang.

Untuk itu, butuh dukungan semua pihak terutama warga sekitar tambak dan penerima bantuan agar program yang diberikan Dirjen Budidaya Perikanan, Kementrian KKP-RI berhasil sehingga tumbuh kepercayaan pemerintah pusat untuk petani budiaya ikan dan nelayan di kabupaten ini, demikian Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safwan (*)