Kategori
Karikatur

Aceh Hebat?

Sepertinya kita harus kembali merenungkan tagline Aceh Hebat, kali ini, dengan sebuah tanda tanya. Agar senyum yang kita berikan tidak menjadi ambigu, apalagi palsu.

ACEHSATU.COM — 5 Juli 2017, pasangan Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah dilantik.

Harapan baru bagi Aceh seakan terbuka kembali.

Perbaikan ekonomi, pengentasan kemiskinan, penurunan pengangguran, hingga inflasi  menjadi visi yang ditawarkan.

Maka slogan pun dianggap perlu.

“Aceh Hebat” dibuat; dengan tanda seru.

Dua tahun berlalu.

BACA: Petani dan Janji Jokowi 

Jejak Aceh Hebat menjadi tagline.

Politik terlanjur menjadi komersil.

Ia membutuhkan komunikasi sekaligus citra untuk berhadapan dengan konstituen.

Lantas, angka-angka pun diharapkan bisa membantu.

Sejumlah baliho pun terpampang di sudut-sudut kota, dilengkapi dengan senyuman dan informasi jumawa.

Menjadi semacam advertise di ruang publik.

BACA: Setelah Pesta Usai

Capaian informasi disusun berdasarkan selera pasar.

Siapa tahu bisa”membantu”.

Tapi apa daya, ruang publik terlampau sesak.

Verifikasi pada akhirnya menjadi sebuah keniscayaan.

Ada yang tidak disajikan secara utuh, jika tidak ingin disebut disembunyikan.

Konstruksi opini yang dibangun gagal membangun rasa optimisme.

Tapi sebaliknya, menjadi semacam paradoks, atau mungkin parodi.

Sepertinya kita harus kembali merenungkan tagline Aceh Hebat, kali ini, dengan sebuah tanda tanya.

Agar senyum yang kita berikan tidak menjadi ambigu, apalagi palsu. (*)

Oleh Acehsatu

ACEHSATU.COM adalah media siber berbasis di Aceh, didirikan pada 30 Juli 2015 di bawah PT. Aceh Satu Media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *