Aceh Gunakan Vaksin Moderna Untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah Aceh akan menggunakan vaksin moderna untuk vaksin tahap tiga bagi tenaga kesehatan di Aceh. Pengunaan vaksin moderna untuk meningkatkan kekebalan tenaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 karena tenaga kesehtran merupakan ujung tombak penanggulangan Covid.
vaksin covid
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr Hanif melakukan vaksinasi tahap 3 moderna di RSUDZA, Aceh, Banda Aceh, Senin (9/18/2021) (ANTARA/M Ifdhal)

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Pemerintah Aceh akan menggunakan vaksin moderna untuk vaksin tahap tiga bagi tenaga kesehatan di Aceh. Pengunaan vaksin moderna untuk meningkatkan kekebalan tenaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 karena tenaga kesehtran merupakan ujung tombak penanggulangan Covid.

Peluncuran pengunaan vaksin tahap tiga ini di pusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

“Pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan ini merupakan bagian untuk meningkatkan kekebalan tenaga kesehatan agar tidak terpapar COVID-19, jika pun terpapar dengan kondisi tanpa gejala dan gejala ringan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr Hanif kepada wartawan, Senin (9/8/2021)

Ia menjelaskan, sesuai pendapat ahli vaksin moderna yang akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan tersebut lebih baik. Total vaksin moderna yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan di Aceh yang telah diterima sebanyak 3.303 vial atau sekitar 46.620 dosis dan ditargetkan dalam minggu ini vaksin tahap tiga moderna untuk 56.470 tenaga kesehatan di Aceh tuntas.  

vaksin covid
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr Hanif melakukan vaksinasi tahap 3 moderna di RSUDZA, Aceh, Banda Aceh, Senin (9/18/2021) (ANTARA/M Ifdhal)

“Kami berharap vaksinasi ini dapat diterima oleh seluruh tenaga kesehatan di Aceh dalam upaya memaksimalkan pelayanan di tengah pandemi COVID-19,” ujar Kadis lagi.

IDirektur RSUDZA, dr Isra Firmansyah mengatakan seluruh tenaga medis di rumah sakit tersebut akan mendapat vaksinasi tahap tiga. “Saat ini kita juga masih membuka vaksinasi tahap satu dan dua sebab ada sebagian tenaga kesehatan dengan alasan tertentu belum mendapatkan vaksinasi tahap satu dan dua,” pungkas Firmansyah (*)