Aceh Gagas Kelender Donor Darah

Aceh Gagas Kelender Donor Darah

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mulai menggagas kelender donor darah di lingkungan Pemerintah Aceh guna menjamin ketersediaan darah yang dibutuhkan di sejumlah rumah sakit

Kelender ini menjadi acuan bagi  Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendonorkan darahnya untuk setiap tiga bulan sehingga donor darah terukur dan terkordinir dengan baik.

Ide menggagas kelender donor darah di lingkungan Pemerintah Aceh, terinspirasi aksi donor ASN di lingkungan Pemerintah Aceh, yang dimulai akhir Mei 2020 lalu, dinilai sangat membantu persediaan darah siap pakai di Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh.

Ketika itu, aksi PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh dan da SKPA mampu menyumbang 1.309 kantong darah dalam waktu singkat.

“Kita perlu mengikutsertakan juga ASN Pemerintah Aceh di kabupaten/kota menjadi pendonor darah aktif secara rutin,” kata Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes dalam rapat di ruang kerjanya dan dihadiri Kepala PMI Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqni, Selasa (16/6/2020).

ASN Pemerintah Aceh yang berada di kabupaten/kota, antara lain pegawai di Dinas Keuangan dan Dinas Pendidikan Aceh, guru-guru Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), mereka semua berada di bawah kewenangan Pemerintah Aceh.

“Gerakan donor darah ASN tersebut harus terjadwal, terkoordinir dengan baik, dan berkelanjutan. Karena itu, perlu kalender donor darah ASN yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Aceh,” ujar sekda.

Sekdan menjelaskan, kalender tersebut akan menjadi acuan bagi ASN dalam mendonorkan darahnya, jika ASN di Biro Humas dan protokol Setda Aceh dimulai pada awal Januari maka tiga bulan kedepan awal Maret, seluruh ASN di Biro Humas harus kembali mendonorkan darahnya melalui PMI.

“Kalender ini akan menjadi pedoman bagi setiap ASN, mereka akan mengetahui kapan harus mendonorkan darahnya dan berapa lama waktu transisi sebelum ia harus mendonor kembali,” ujar Taqwallah.

Taqwallah menuturkan, setiap instansi di bawah Pemerintah Aceh akan mendapatkan jadwal donor darah masing-masing, untuk menjadi pedoman bagi para aparaturnya. Ia berharap, semua ASN Pemerintah Aceh dapat berkontribusi, baik yang pegawai negeri maupun kontrak.

“Dengan adanya kalender ini, Insya Allah gerakan donor darah ASN akan sistematis, terkoordinir, dan berkelanjutan,”lanjut Sekda.

Gerakan donor darah ini tambha Sekda, tidak hanya di kalangan ASN provinsi, namuan juga berlaku bagi ASN yang bertugas di kabupaten/kota, juga akan digerakkan untuk mendonorkan darahnya ke PMI.

Dalam kesempatan itu, Taqwallah mengapresiasi seluruh ASN yang telah berkontribusi mendonorkan darahnya selama dua pekan terakhir. Ia mengatakan, sumbangan darah tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap gerakan donor darah ASN ini dapat mengatasi masalah krisis darah yang acap dialami PMI Banda Aceh,”kata Sekda.

Rapat tersebut diikuti Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqni, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Zahrol Fajri, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (*)