Abrasi Pantai Pangah Gandapura Kian Mengkhawatirkan

Dampak kerusakan telah mengkhawatirkan, badan jalan masuk menuju objek wisata pantai Pangah, di Gampong Ie Rhoeb, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, rusak terkikis abrasi.
Abrasi Pantai Pangah Gandapura
Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi sedang gowes sehat saweu gampong, tinjau abrasi di pantai Pangah, Ie Rhoeb Gandapura, Sabtu (23/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM)

Abrasi Pantai Pangah Gandapura Kian Mengkhawatirkan

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Dampak kerusakan telah mengkhawatirkan, badan jalan masuk menuju objek wisata pantai Pangah, di Gampong Ie Rhoeb, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, rusak terkikis abrasi.

Kerusakan itu diakibatkan dari luapan air pasang laut yang mengalir dan melewati tanggul batu atau jetty membentang ditepi sungai tersebut, untuk itu diharap dapat segera ditangani oleh Pemerintah Provinsi Aceh maupun Pemerintah Pusat.

Harapan itu disampaikan anggota DPRK Bireuen Ismail Adam, Camat Gandapura Mirza Fahmi SSTP MSi dan didampingi oleh Keuchik Ie Rhoeb Muhammad Banta, kepada Acehsatu.Com disela-sela Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi meninjau lokasi kerusakan tersebut.

Abrasi Pantai Pangah Gandapura
Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi sedang gowes sehat saweu gampong, tinjau abrasi di pantai Pangah, Ie Rhoeb Gandapura, Sabtu (23/01/2021) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM)

“Jika tidak mendapat penanganan segera dikhawatirkan kerusakan terus meluas memutuskan akses jalan objek wisata pusat ekonomi masyarakat yang dikelola dan dibiayai dana desa serta areal tambak intensif dan pemukiman warga,” ujar Ismail Adam.

Keuchik Ie Rhoeb Muhammad Banta mengatakan, kerusakan jalan ditepi akibat abrasi terjadi sejak akhir Desember 2020 dan awal Januari 2021 sudah ditangani secara tanggap darurat gampong, saat ini kembali rusak terkikis air pasang laut.

Dikhawatirkan jika tidak cepat ditangani maka akan meluas lagi mengenai tambak produktif milik masyarakat yang berjarak sekitar 30 an meter ke selatan dari lokasi, setelah itu ada pemukiman warga.

Ismail Adam dan Camat Gandapura mengharapkan untuk mengatasi abrasi itu agar pemerintah, membangun jetty lurus ke arah laut di kuala jalur keluar masuk boat nelayan Aceh Utara dari PPI, dialiran sungai antara Krueng Mane dan Ie Rhob tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi didampingi Kadis PUPR Fadli Amir ST dan pejabat terkait setiba gowes sehat saweu gampong di Pantai Pangah, ditanyai Acehsatu.Com, mengatakan kerusakan dampak dari abrasi ini sudah mengkhawatirkan kondisi aliran air sungai menghantam pantai Pangah Bireuen ini.

“Untuk penanganan kita ajukan dari dana APBA dan APBN untuk dapat dibangun jetty lurus ke arah laut, sebelum kerusakan bertambah parah mengenai tambah milik masyarakat,” ungkap Bupati Muzakkar. (*)