Abdya

Abrasi Pantai Jilbab Meluas, Pemkab Abdya Terkesan Tutup Mata

Sukarni berharap supaya ada bentuk kepedulian yang dilakukan oleh pemerintah Abdya jangan hanya dokumentasi saja.

Foto | Mimi Saputra

ACEHSATU.COM | ABDYA — Paska siklon cuaca buruk di Abdya kondisi Pantai Jilbab sangat memprihatikan.

Gelombang pasang dalam dua pekan terakhir membuat bibir pantai terkikis 3 (tiga) Kilometer jauhnya.

Selain pondok warga, pepohonan juga ikut tumbang saat dihantam gelombang pasang (13/12/2017).

“Di belakang pondok saya rusak sampai kena dinding, barang-barang sebagian sudah dibawa ke rumah anak, sudah dua minggu cuma ada datang untuk foto-foto,” kata Sukarni kepaada ACEHSATU.COM, Rabu (13/12/2017).

Sukarni (40) warga Desa Kedai Susoh, mengatakan selama abrasi melanda bibir pantai ini, belum ada upaya pemerintah dalam menangani kejadian ini.

Sukarni berharap supaya ada bentuk kepedulian yang dilakukan oleh pemerintah Abdya jangan hanya dokumentasi saja.

“Sudah beberapa kali abrasi, dulu cuma ada dikasih karung berisi pasir, tapi kali ini nggak ada sama sekali. Maunya dilihat dan ditangani walaupun ala kadarnya aja,” imbuh Sukarni.

Besar harapan warga kepada Pemerintah Abdya agar Pantai Jilbab ditangani secepatnya, agar tidak berdampak lebih ke depannya.

kondisi terakhir dari pantai Jilbab membuat warga khawatir kian harinya sangat memprihatinkan.

Pasalnya dulu bibir pantai jauh dari pondok maupun rumah warga. Namun sekarang sudah dekat dengan laut.  (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top