58 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Jangka, Ini Imbauan Kasatpol PP/WH Bireuen

Sebanyak 58 warga berbagai usia tidak pakai masker terjaring operasi yustisi lanjutan digelar Satpol PP/WH dibackup TNI dan Polisi, dijalan utama pasar Jangka, Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Bireuen.
Kasatpol PP/WH Bireuen, Chairullah Abed memberi arahan kepada tim operasi yustisi digelar di Jangka, Sabtu (03/10/2020) sore. Foto/Istimewa.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sebanyak 58 warga berbagai usia tidak pakai masker terjaring operasi yustisi lanjutan digelar Satpol PP/WH dibackup TNI dan Polisi, dijalan utama pasar Jangka, Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Bireuen Sabtu (30/09/2020) sore.

“Dalam operasi yustisi di Jangka ada 58 warga diberi sanksi, tidak pakai masker 37 orang, lainnya ada bawa masker tapi tidak dipakai,” jelas ketua bidang penegakkan hukum dan pendisiplinan Satgas Covid-19 Bireuen, Chairullah Abed SE dikonfirmasi Aceh Satu.Com, Minggu (04/10/2020) pagi.

Chairullah Abed mengungkapkan dengan operasi yustisi Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2020, tentang peningkatan penanganan Covid-19, penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di Kabupaten Bireuen.

Setidaknya mampu memberi pemahaman serta edukasi bagi warga masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah, demi untuk menjaga kesehatan warga masyarakat itu sendiri.

“Covid-19 belum berakhir, teruslah berdoa dan berusaha menerapkan 4 M, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Menghindari Keramaian dan kerumunan,” imbaunya.

Chairullah Abed juga Kasatpol PP dan WH Bireuen berharap kesadaran masyarakat memakai masker ini terus dipertahankan dalam upaya menjaga diri dan keluarga, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan menjadi kunci pengendalian penularan Covid-19,” tuturnya (*)