40 Gampong di Aceh Timur Masih Dikepung Banjir

Sebanyak 40 desa di tujuh Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur dikepung banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai didaerah itu, sehingga ratusan warga terpaksa harus mengungsi.
Gampong di Aceh Timur
Kondisi banjir di kawasan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (4/1/2021) (ANTARA/HO)

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR  – Sebanyak 40 desa di tujuh Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur dikepung banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai didaerah itu, sehingga ratusan warga terpaksa harus mengungsi.

“Banjir terparah terjadi di Kecamatan Banda Alam, kondisi terkini di daerah itu air terus bertambah di sejumlah titik sehingga membuat warga harus mengungsi,”kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashadi, Senin.

Ashadi menyebutkan adapun Desa-desa yang terdampak banjir hingga membuat warga mengungsi sementara ke Meunasah, Masji, Balai Desa, rumah-rumah tetangga seperti di Kecamatan Banda Alam, Gampong Blang Rambong (150 jiwa) dan Jambo Rehat (325 jiwa).

“Sementara di Kecamatan Bireum Bayeun Gampong Alue Nyamuk (165 jiwa), Paya Bili Satu (29 jiwa), Paya Peulawi (1 jiwa). keseluruhannya sudah kembali kerumah masing-masing,”kata Ashadi.

Dia mengatakan, sedangkan banjir yang merendam rumah dalam 40 desa yakni Kecamatan Birem Bayeun, Gampong Alue Sentang 260 Kepala Keluarga (KK) atau 967 jiwa, Alue Nyamuk 190 KK 760 Jiwa, Paya Bili Satu 54 KK 230 Jiwa, Alue Gadeng Dua 158 KK 600 Jiwa,  Paya Tampah 26 KK 72 Jiwa, Paya Bili Dua 115 KK 379 JiwA, Birem Rayeuk 20 KK 63 Jiwa, Alu Buloh 13 KK 35 jiwa, Jambo Labu 62 KK 223 Jiwa, Paya Peulawi 43 KK 172 JiwA, Alue Gadeng Satu 4 jiwa, Aramiah 47 kk 161 Jiwa, Bayeun 190 KK 570 Jiwa, Alue Canang 8 KK 29 Jiwa, Merbau Dua 30 KK  108 jiwa Alue Gadeng Gp 90 KK 300 Jiwa.

Di Kecamatan Ranto Peureulak Gampong Paya Palas 45 KK 180 jiwa, Alue Udep 5 KK 20 jiwa, Punti Payung 151 KK 604 jiwa, Seunebok Dalam 9 KK 55 Jiwa Alue Geunteng 258 KK 574 jiwa, Seumanah Jaya 95 KK 380 jiwa, Seumali 130 KK 300  jiwa, Buket Pala 9 KK, Alue Dua 6 KK 33 jiwa, Alue Batee 30 KK 105   jiwa.

Gampong di Aceh Timur
Kondisi banjir di kawasan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (4/1/2021) (ANTARA/HO)

Kemudian Kecamatan Idi Tunong, Gampong Alue Lhok 34 KK 85 Jiwa, Paya Awe 25 kk 81  jiwa, Seunebok Buya, Paya Gaboeh, Kecamatan Rantau Pereulak Gampong Bayeun 60 kk 240  Jiwa, Rantau Panjang 70 KK 280 Jiwa Alue Seuleumak 40 KK 160 jiwa, Sara kaye 30 KK 12 Jiwa, Simpang Aneuh 50 kk 200 Jiwa, Simpang Peut 35 KK 140. Kecamatan Peureulak Timur, Gampong Tualang Pateng, Kecamatan Sungai Raya, Gampong Seubok Pase, Kecamatan Banda Alam, Gampong Blang Rambong 30 KK 150 jiwa, Jambo Rehat 60 KK 325 Jiwa.

Selain merendam ribuan rumah, kata Ashadi, akibat banjir juga terjadi tanah longsor yang menutupi badan jalan sepanjang 15 meter di Kecamatan Birem Bayeun, Gampong Alue Sentang Tebing, sementara di Gampong Alue Gadeng badan jalan tertimbun longsor dan di Kecamatan Indra Makmur Gampong Seunebok Cina jalannya amblas. Dan tanah longsor turut menimpa satu unit rumah warga di Kecamatan Idi Tunong Gampong Paya Awe.

Sedangkan untuk korban jiwa yakni Syahrini (9) dan Neiza Tulsifa (9). Keduanya warga Sungai Raya. Keduanya meninggal dunia karena terpelesek saat bermain bersama empat rekannya. Saat itu kondisi di kawasan itu sedang diguyur hujan dan tambaknya juga sedang meluap.

Ashadi mengaku hingga kini pihaknya masih  melakukan pendataan dan melakukan Koordinasi dengan Instansi terkait, mengerahkan tim untuk mengevakuasi warga terjebak banjir serta menyalurkan bantuan logistik.

“Meskipun di beberapa titik terjadi bencana banjir sudah berangsur surut tapi tetap siaga dan terus melakukan pemantauan,”katanya. (*)