4 Tahun Buron, Terpidana Pencabulan Anak di Aceh Ditangkap

4 Tahun Buron, Terpidana Pencabulan Anak di Aceh Ditangkap
4 Tahun Buron, Terpidana Pencabulan Anak di Aceh Ditangkap

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Seorang terpidana kasus pencabulan anak di Bireuen, Aceh, ditangkap tim Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Terpidana berinisial RD diciduk setelah empat tahun jadi buron.

“Terpidana RD ditangkap kemarin di sebuah warung kopi di Kecamatan Peusangan, Bireuen,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Bireuen, Fri Wisdom S. Sumbayak, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).

Penangkapan dilakukan tim Tabur Kejari Bireuen dibantu tim intelijen Kodim 0111/Bireuen. Saat diciduk, RD disebut sempat mencoba melarikan diri.

“Dia akan dieksekusi di Lapas Bireuen untuk menjalani masa hukuman,” jelasnya.

Baca juga: Di Aceh Pemeriksaan Di Pos Penyekatan Dilakukan Secara Humanis

Menurutnya, kasus pencabulan yang dilakukan RD terjadi di rumah korban pada 13 Desember 2015. Keluarga korban melaporkan kasus itu ke polisi sehingga RD diciduk dan diadili.        360p geselecteerd als afspeelkwaliteitvolume is gedemptvolume is 70%volume is 80%volume is 90%volume is 100%

Dalam persidangan, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bireuen, Aceh, memvonis bebas RD. Jaksa penuntut umum (JPU) tidak terima dengan putusan tersebut lalu mengajukan kasasi.

“Berdasarkan putusan kasasi, RD dinyatakan bersalah melakukan pencabulan dan dijatuhi hukuman selama 5 tahun penjara dan denda 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor: 2100 K/Pid.Sus/2016 tanggal 15 Maret 2017,” jelasnya.