37 Pejabat Struktural RSUDZA Presentasi Buku Kerja, 95.438 Orang Divaksin di Gerai Pemerintah Aceh

Taqwallah meminta pejabat struktural RSUDZA untul dapat lebih meningkatkan etos kerjanya. Dengan demikian, realisasi program kegiatan tahun 2022 mencapai target dan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Presentasi Buku Kerja
Buku kerja para pejabat eselon 4. 3 dan 2 tersebut merupakan salah satu indikator kinerja yang di antaranya berisi target-target yang direncanakan dan harusnya dicapai

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – 37 Pejabat Struktural RSUDZA Presentasi Buku Kerja, 95.438 Orang Divaksin di Gerai Pemerintah Aceh. Sebanyak 37 pejabat struktural Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, mempresentasikan buku kerja di hadapan Sekda Aceh, Jumat 4/02/2022.

Buku kerja para pejabat eselon 4. 3 dan 2 tersebut merupakan salah satu indikator kinerja yang di antaranya berisi target-target yang direncanakan dan harusnya dicapai, komitmen perbaikan pelayanan, program prioritas dan rencana aksi tahun 2022.

Dalam buku kerja itu juga berisi tentang rekaman jejak aktivitas di tahun 2021. “Setiap komitmen yang telah ditulis dalam buku kerja ini upayakan untuk dikerjakan secara maksimal. Berikan pelayanan terbaik termasuk perbaiki layanan yang dirasa belum maksimal,” kata Sekda.

Sekda mengatakan kehadiran para pejabat RSUDZA adalah untuk memberikan pelayanan prima dan terbaik utamanya kepada staf lainnya dan seluruh pasien. “Harus peka. Percepatan pelayanan adalah hal yang utama,” kata Taqwallah.

Lebih lanjut, Taqwallah meminta pejabat struktural RSUDZA untul dapat lebih meningkatkan etos kerjanya. Dengan demikian, realisasi program kegiatan tahun 2022 mencapai target dan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, Direktur RSUDZA, dr. Isra Firmansyah, mengatakan, buku kerja tersebut akan menjadi rujukan dalam bekerja bagi pejabat struktural instalasi itu.

Selain itu, lanjut dr. Isra, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada pasien di RSUDZA.

“Terima kasih atas arahan dari Bapak Sekda. Segera atas masukan bapak, buku kerja ini akan kami sempurnakan,” kata dr. Isra.

Petugas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga sebelum melakukan vaksinasi covid-19, pada kegiatan vaksinasi covid-19 massal, di Banda Aceh Convention Hall.

95.438 Orang Divaksin Covid-19 di Gerai Vaksin Pemerintah Aceh

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan, selama 163 hari pelaksanaan vaksinasi massal di gerai vaksin Pemerintah Aceh, tercatat sebanyak 95.438 orang telah disuntik vaksin covid-19.

Pada dua lokasi pelaksanaan, yaitu Banda Aceh Convention Hall (BACH) dan Museum Aceh. “Alhamdulillah antusiasme masyarakat masih tinggi.

Mereka terus berdatangan untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan kesempatan suntik vaksin Covid-19,” kata Iswanto dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat 4 Februari 2022.

Semangat masyarakat, ujar Iswanto, menjadi bukti bahwa semua orang ingin agar pandemi ini segera berakhir.

Lebih lanjut Iswanto mengatakan, pada Jumat hari ini sebanyak 158 orang yang disuntik vaksin Covid-19. Ia merinci, sebanyak 58 dari 158 orang merupakan mereka yang disuntik dosis pertama.

Sementara 33 lainnya merupakan mereka yang disuntik dosis kedua. Sisanya yaitu 67 orang adalah mereka yang disuntik bosster dosis tiga.

Iswanto menyebutkan, vaksinasi yang dilakukan di Museum Aceh tersebut tidak lepas dari dukungan TNI dan Polri.

Di mana selain vaksinator dari Pemerintah Aceh, vaksinator dari Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh juga terlibat sejak awal pelaksanaan. “Terima kasih kami atas nama satgas kepada seluruh vaksinator. Baik dari pemerintah Aceh, maupun dari TNI dan Polri,” ujar Iswanto.