30 Kios Hangus Dilalap Si Jago Merah di Aceh Tamiang

Sebanyak 30 unit kios warga hangus terbakar di Gampong (desa) Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, menurut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
30 Kios Hangus di Aceh Tamiang
Kios warga yang terbakar di pasar kawasan Gampong Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (16/5/2021). (ANTARA/HO-BPBD Aceh Tamiang)

30 Kios Hangus di Aceh Tamiang

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Sebanyak 30 unit kios warga hangus terbakar di Gampong (desa) Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, menurut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

“Kebakaran 30 unit kios itu terjadi di kawasan pasar yang ada di Gampong Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu,” kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas di Banda Aceh, Minggu (16/5/2021).

Ilyas menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, sekitar pukul 05.30 WIB. Aksi si jago merah itu begitu cepat sehingga membuat 30 unit kios masyarakat setempat hangus terbakar.

“Untuk kronologisnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Dampaknya 30 unit kios hangus tebakar yang mengalami rusak berat,” kata Ilyas.

Untuk sementara, lanjut Ilyas, petugas BPBD Aceh Tamiang masih mendata jumlah korban yang terdampak dalam peristiwa pada hari keempat lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tersebut.

“Korban terdampak masih didata. Tidak ada warga yang harus mengungsi dalam kejadian ini, begitu juga dengan korban jiwa,” kata Ilyas, yang terus menerima laporan dari BPBD Aceh Tamiang.

30 Kios Hangus di Aceh Tamiang
Kios warga yang terbakar di pasar kawasan Gampong Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (16/5/2021). (ANTARA/HO-BPBD Aceh Tamiang)

Menurut dia, setelah mendapatkan informasi adanya kebakaran pemukiman pasar, BPBD Aceh Tamiang langsung mengerahkan tim armada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Proses pemadaman juga turut dibantu pihak TNI-Polri dan masyarakat setempat, sekaligus melakukan pendataan. Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan. Dan api sudah berhasil dipadamkan,” katanya. (*)