25 Hektare Sawah Tadah Hujan Panton Bili Butuh Aliran Air Irigasi

Keuchik Panton Bili Kecamatan Pandrah Heri Wahyudi memberi keterangan kepada Aceh Satu.Com. Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Seluas 25 hektare areal sawah tadah hujan di Gampong Panton Bili, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, sangat butuh suplai air dari jaringan irigasi.

Hal itu bertujuan agar petani bisa lancar mengarap sawah dan panen padi dua kali dalam setahun.

Harapan tersebut disampaikan Keuchik Panton Bili, Heri Wahyudi kepada AcehSatu.Com saat berkunjung ke gampong setempat, Rabu (07/10/2020) pagi. Dijelaskan, selama ini masyarakat petani baru dapat mengolah sawah dan tanam padi sekali setahun.

Tanaman padi ada yang bisa di panen dengan hasil pas-pasan dan masih rentan gagal panen, karena paska tanam sawah kering tidak ada suplai airnya. Sedangkan untuk sumber air ada dari irigasi bendung Krueng Pandrah, berada di desa tetangga Blang Samagadeng.

Namun sumber air dari irigasi teknis itu belum dapat dialirkan ke sawah di Panton Bili jaraknya sekitar seratusan meter dari saluran irigasi tersebut. “Kami berharap air irigasi itu bisa dinaikkan ke sawah Panton Bili agar masyarakat kami dapat menanam padi dua kali setahun, dan juga ekonomi masyarakat bisa meningkat,” ujar Keuchik.

Disamping itu diharapkan kepada Pemkab Bireuen, untuk kelancaran geliat aktivitas masyarakat, badan jalan Panton Bili juga menjadi akses jalan tembus ke Gampong Jeumpa Sikureung Kecamatan Jeunieb, kondisi masih tanah dan bebatuan, dapat diperbaiki dan di aspal. (*)