Internasional

2030 Bahasa Arab Menjadi Alat Komunikasi Dunia

Visi ini telah dicanangkan Kerajaan Arab Saudi termasuk bagaimana melayani dunia islam.

ACEHSATU.COM – Tahun 2030 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mencanangkan bahasa arab telah dipakai dan menjadi alat komunikasi dunia.

Visi ini telah dicanangkan Kerajaan Arab Saudi termasuk bagaimana melayani dunia islam.

Hal tersebut disampaikan, Dr Ali Ma’yuf, penasehat Pusat Penelitian dan Pengembangan Bahasa dan Transformasi Komunikasi Universitas Malik Abdul Aziz, saat menjadi pembicara pada pelatihan kemampuan mengajar bahasa di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Selasa (10/7/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry tersebut bekerjasama dengan Universitas Malik Abdul Aziz Arab Saudi dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pengetahuan Bahasa Arab, Arab Saudi.

Ketua Panitia Asyraf Muzaffar, MA mengatakan,  acara yang berlangsung dua hari penuh tersebut diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah termasuk dari Singapura dan Brunai Darussalam.

Pelatihan tersebut diisi langsung oleh Dr Ali Ma’yuf,  utusan Dari Markazul Buhus Wat Tawashul Ma’rifi (Pusat Penelitian dan Komunikasi Kognitif) sebagai Pelaksana utama kegiatan daurah

Kegiatan itu bekerjasama dengan Pusat pengembangan Bahasa Arab International Malik Abdullah bin Abdul Aziz dan juga UIN Ar Raniry Banda Aceh

Ia juga  Dosen Universitas Malik Su’ud di Riyadh, Arab Saudi

Pemandu acara, Dr. Rahmadon Tosari Fauzi, M.Ed menyebutkan dalam kegiatan tersebut peserta dibekali keterampilan mendidik dalam mengajar Bahasa Arab dengan mudah bagi pelajar yang non-Arab.

“Peserta  mendapat pemahaman yang bermanfaat dan terasa baru dalam  metodelogi pengajaran bahasa arab dan ilmu gramatikalnya dengan menggunakan pendekatan emetaan susunan kalimat dalam memahami dan mengajar Nahwu,” kata Rahmadon.

Sementara itu, Ketua Prodi Bahasa Arab, Dr Buhori Muslim yang juga penanggungjawab acara menyebutkan acara itu diharapkan memberi dampak bagi dunia pendidikan bahasa Arab terhadap usaha peningkatan kemampuan guru dan dosen dalam mengajar dan menyiarkan informasi bahasa arab ke dunia luas.

Ia juga menginformasikan  pekan ini  UIN Ar Raniry menyelenggarakan kegiatan berskala international dalam hal pengembangan bahasa arab.

Menurut Bukhari Muslim, 13 Juli 2018 akan di laksanakan Seminar Bahasa Arab dan Sastra Sejumlah Universitas di Asia Tenggara.

Sementara pada  14-15 Juli 2018 dijadwalkan Pekan Ilmiah International Bahasa Arab yang menghadirkan pemateri dari berbagai Universitas di Dunia, seperti Qatar, Tunisia, Aljazaer, Irak, Arab Saudi, Sudan, Mesir, Maroko, Yaman, dan beberapa negara Asia Tenggara.

Pembicara pada acara itu antara  lain Dr Abdurrahman Ibrahim Al Fauzan, Pakar Bahasa Arab dan Pengarang Buku Arabiyah Baina Yadaika.  Prof Dr Imam Asrori, M.Pd, Ketua IMLA dari Jakarta, serta Rektor UIN Ar Raniry Prof Dr Warul Walidin.

To Top