20 Pengusaha Keripik Pisang Bireuen Terima Bantuan Alat Produksi dari Kementerian Perindustrian RI

Bantuan tersebut diberikan terkait dengan pelatihan yang digelar pihak Kementerian Perindustrian RI di Meuligoe Hotel beberapa waktu lalu.
Kabid Perindustrian Halidar S.Sos Msi/Foto. Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sebanyak 20 orang pengusaha memiliki rumah produksi keripik pisang di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, mendapat bantuan peralatan untuk proses masak dan mengemas kemasan keripik, dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan terkait dengan pelatihan yang digelar pihak Kementerian Perindustrian RI di Meuligoe Hotel beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Bireuen, Ir H Alie Basyah MSi melalui Kabid Perindustrian, Halidar S.Sos Msi saat dikonfirmasi ACEHSATU.COM, Senin (28/09/2020).

Bimbingan teknis produksi dan sistem keamanan pangan industri kecil menengah makanan berbasis pisang, sudah selesai Sabtu kemarin dan semua peserta diberikan bantuan peralatan ada mesin potong pisang, kuali besar, seller untuk perekat kemasan keripik, alat saring pisang telah masak, jelasnya.

“Bantuan alat diberikan bisa bermanfaat bagi para pengusaha keripik pisang, dan juga ilmu pengetahuan diperoleh selama mengikuti bimtek dipraktekkan dan dalam proses produksi serta alat dipakai harus higienis sesuai standar keamanan pangan,” sebut Kabid Perindustrian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 20 pengusaha keripik pisang memiliki rumah produksi di Kecamatan Jeumpa Bireuen, mengikuti bimbingan teknis produksi dan sistem keamanan pangan industri kecil menengah makanan berbasis pisang, digelar Kamenterian Perindustrian RI, Rabu-Sabtu (23-26/09/2020) di Meuligoe Hotel.

Acara itu dibuka oleh Direktur IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur, Kementerian Perindustrian, Ir Sri Yunianti MSi melalui video converence dihadiri Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi diwakili Staf Ahli Ir H Mukhtar Abda MSi, dan Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen, Ir Alie Basyah MSi, Rabu (23/09/2020) pagi. (*)