2.318 Guru Lulus PPPK Pemerintah Aceh, Formasi 2021

Sebanyak 2.318 guru dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Aceh formasi tahun 2021.
Guru PPPK Pemerintah Aceh
Sekda Aceh Taqwallah. ANTARA/HO

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Sebanyak 2.318 guru dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Aceh formasi tahun 2021, dan SK mereka segera diserahkan langsung oleh Sekda Provinsi Aceh Taqwallah.

Sekda Provinsi Aceh Taqwallah saat mengikuti zikir Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Senin, menjelaskan pihaknya mengantar langsung SK guru PPPK ke sejumlah kabupaten/kota pada 16 Mei 2022.

Kelompok pertama yang akan menerima SK pada 16 Mei 2022 itu mereka yang  berada di Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie dan Pidie Jaya. Kemudian berikutnya ke  Abdya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Singkil, Nagan Raya dan Aceh Barat.

Selanjutnya  Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Kota Lhokseumawe, Bireuen,  Aceh Utara, Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Lalu,  ke Kabupaten Simeulue.

Lebih lanjut Taqwallah memberi ucapan selamat kepada para guru yang telah berhasil melewati tahapan seleksi sehingga dinyatakan lulus sebagai PPPK Pemerintah Aceh.

“Saya ingin sampaikan selamat kepada guru-guru yang sudah lulus P3K. Kita sebelumnya sudah serahkan SK PNS, sekarang kita akan serahkan SK kepada pegawai P3K,” kata Taqwallah.

Pernyataan itu disampaikan Taqwallah saat menyapa para peserta zikir pagi Pemerintah Aceh melalui saluran virtual dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh.

Aktivitas zikir pagi itu menandai telah kembali dimulainya kegiatan zikir rutin Pemerintah Aceh pascalibur Idul Fitri 2022.

Zikir pagi itu mulanya dicetus Gubernur Aceh sebagai usaha melawan Covid-19. Zikir dan doa rutin pemerintah Aceh dimulai pukul 8 pagi dengan dipandu dari Gedung Sekretariat Daerah Aceh serta diikuti secara virtual oleh Aparatur Sipil Negara di Sekretariat Daerah Aceh dan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Selain para ASN Setda Aceh dan SKPA, peserta zikir dan doa adalah para siswa dan guru SMA, SMK dan SLB di seluruh Aceh. Mereka mengikuti zikir secara daring dari sekolah dan kantor masing-masing.

Setiap SKPA yang memiliki UPTD dan aparatur di kabupaten/kota juga mengikuti kegiatan doa dan zikir tersebut secara virtual dan serentak pada jam yang telah ditentukan, yakni menjelang dimulainya jam perkantoran. (*)