oleh

13 Tahun Damai Aceh, SBY Unggah Foto dan Menulis Kembalinya Harapan Rakyat Aceh

-Nanggroe-39 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Hari ini tepat 13 tahun yang lalu, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengakhiri perang di Aceh digelar di Helsinki.

Salah satu sosok dibalik hadirnya perdamaian Aceh ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Saat itu SBY menjabat sebagai Presiden RI.

Penandatanganan MoU Damai Aceh ini dimediasi dan difasilitasi oleh Crisis Managemen Inisiatif (CMI), sebuah lembaga swadaya masyarakat internasional yang dipimpin oleh mantan presiden Finlandia, Martti Ahtisaari.

BACA: Peringatan 13 Tahun Damai Aceh tanpa Pimpinan GAM

SBY adalah sosok penting dalam hadirnya perdamaian Aceh. Ia sempat menjadi kandidat peraih nobel perdamaian tahun 2006, meski akhirnya tidak terpilih.

Namun, prakarsa SBY sangat disparesiasi banyak pihak.

Di antaranya berasal dari perwakilan Presiden Finlandia Tarja Halonen, PM Australia John Howard, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Jepang Junichiro Koizumi, PM Inggris Tony Blair, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, dan Sekjen PBB Kofi Annan.

Mengenang keberhasilan itu, Selasa (14/8/2018) pukul 21.34 WIB, funpage Facebook milik Susilo Bambang Yudhono @SBYudhono memposting sebuah foto pada tahun 2006—setahun setelah MoU ditandatangani.

BACA: Wali Nanggroe Tolak Kompleks Meuligoe Dijadikan Lokasi Peringatan Hari Damai Aceh

Foto itu adalah saat SBY menjadi keynote speaker dalam Konferensi Internasional “Membangun Perdamaian Abadi di Aceh, Satu Tahun Pasca Kesepakatan Helsinski” di Jakarta, pada 14 Agustus 2006.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Council on World Affairs (ICWA).

Melalui pidatonya, SBY menyebut konferensi ini merupakan bentuk penghargaan atas kembalinya harapan rakyat Aceh.

SBY juga menekankan bahwa tantangan terbesar kita saat itu adalah memastikan perdamaian di Aceh menjadi sebuah perdamaian yang abadi.

BACA: Steffy Burase Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Irwandi Sampai Bertemu Sejumlah Petinggi GAM

Berikut postingan lengkap SBY:

SBY menjadi keynote speaker dalam Konferensi Internasional “Membangun Perdamaian Abadi di Aceh, Satu Tahun Pasca Kesepakatan Helsinski” di Jakarta, pada 14 Agustus 2006. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Council on World Affairs (ICWA).

Melalui pidatonya, SBY menyebut konferensi ini merupakan bentuk penghargaan atas kembalinya harapan rakyat Aceh. SBY juga menekankan bahwa tantangan terbesar kita saat itu adalah memastikan perdamaian di Aceh menjadi sebuah perdamaian yang abadi

Sejumlah pemimpin negara sahabat mengucapkan selamat kepada SBY atas perdamaian Aceh yang sudah berlangsung setahun. Di antaranya berasal dari perwakilan Presiden Finlandia Tarja Halonen, PM Australia John Howard, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Jepang Junichiro Koizumi, PM Inggris Tony Blair, mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, dan Sekjen PBB Kofi Annan.

#SBYMingguIni

#TodayInSBYHistory

Komentar

Indeks Berita