13 Nelayan Aceh Timur Kembali Dibebaskan Otoritas Thailand dan Tiba di Jakarta

ke 13 nelayan Aceh Timur itu terdiri dari 12 awak KM Sinar Makmur 05 dan satu orang awak KM Bahagia 02, Mereka ditangkap aparat keamanan Thailand pada 28 Januari 2022 lalu
13 nelayan Aceh Timur dari Thailand tiba di Jakarta
13 nelayan asal Aceh Timur berfoto bersama staf BPPA, Kementerian Luar Negeri, serta BP2MI di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis, (22/9/2022) (HO/Humas BPPA)

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Otoritas Thailand kembali membebaskan Sebanyak 13 nelayan asal Aceh Timur dan dipulangkan ke Tanah Air, mereka disambut langsung oleh Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta.

“Besok Insyaallah Kalau tidak ada halangan, 13 nelayan asal Aceh Timur tersebut akan dipulangkan ke Aceh dengan menggunakan pesawat yang ditanggung oleh Dinas Sosial Aceh,” kata Kepala BPPA Akkar Arafat dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Kamis, (22/09/2022). 

Sebelum dipulangkan ke Aceh, mereka terlebih dulu diinapkan di Rumah Singgah Mess Aceh Cipinang, Jakarta Timur yang difasilitasi oleh BPPA. Ke-13 nelayan Aceh Timur tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang hari ini sekitar pukul 07.05 WIB.

Akkar mengatakan ke 13 nelayan Aceh Timur itu terdiri dari 12 awak KM Sinar Makmur 05 dan satu orang awak KM Bahagia 02, Mereka ditangkap aparat keamanan Thailand pada 28 Januari 2022 lalu karena melewati batas wilayah di kawasan perairan Andaman.

Mereka merupakan bagian dari awak Kapal Motor (KM) Sinar Makmur 05 dengan 14 Anak Buah Kapal (ABK) dan KM Bahagia 02 dengan lima ABK, ditangkap oleh otoritas Pemerintah Thailand pada 28 Januari 2022 lalu.

“Saat ditangkap waktu itu sebanyak 19 orang. Namun enam diantaranya sudah lebih duluan dibebaskan. Karena dua diantaranya anak dibawah umur dan empat nelayan lagi anak buah kapal yang tiba di Indonesia 27 Juli 2022,” ujarnya. 

Ke 13 nelayan Aceh Timur ini, kata Akkar, kepulangan mereka difasilitasi oleh Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkla dari Thailand, setelah dinyatakan bebas pada 9 Agustus 2022 lalu atau usai menjalani hukuman pengganti denda.

Akkar mengucapkan Terima kasih kepada KRI Songkhla, Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, BP2MI serta sejumlah pihak yang telah membantu dan memfalitasi pemulangan para nelayan Aceh ini, Ucap Kepala BPPA. 

Adapun 13 nelayan tersebut antara lain Abdul Mutaleb (40), Zuhairi (39), Ramadan (37), Muhammad (46) Akhi Maulana (18), Muhammad Yunus (45), Zakaria (41), Maulidan (27), Aris Maulana (20), Rusli (47), Muhammad Faisal (25) dan Safrizal (22).